Saya adalah seorang komunis, tetapi menjadi sayap kiri adalah hal yang modis. Saya tidak berbeda dengan ribuan anak kelas menengah.
(I was a communist, but being left-wing was fashionable. I was no different from thousands of middle-class kids.)
Kutipan ini menyoroti bagaimana ideologi politik kadang-kadang dapat diadopsi sebagai tren dibandingkan keyakinan sejati. Hal ini mencerminkan kesadaran diri untuk menyesuaikan diri dengan tren sosial dan bukan keyakinan batin. Pembicara menyadari adanya kecenderungan mengikuti gerakan populer, khususnya di kalangan generasi muda, yang dapat melemahkan keaslian pendirian politik seseorang. Pengamatan seperti ini mengingatkan kita untuk memeriksa apakah keyakinan kita berasal dari keyakinan atau tekanan sosial, sehingga mendorong keterlibatan yang lebih jujur dengan nilai-nilai kita.