Aku membuat masalah di SMA, dan agar aku berhenti dan lulus, mereka memasukkanku ke teater, dan aku akhirnya memenangkan kompetisi Shakespeare. Yang harus aku lakukan hanyalah meniru orang dengan benar, dan aku akhirnya mencapai final ketika aku berusia sekitar 16 tahun.

Aku membuat masalah di SMA, dan agar aku berhenti dan lulus, mereka memasukkanku ke teater, dan aku akhirnya memenangkan kompetisi Shakespeare. Yang harus aku lakukan hanyalah meniru orang dengan benar, dan aku akhirnya mencapai final ketika aku berusia sekitar 16 tahun.


(I was causing trouble in high school, and in order to get me to stop and to pass, they put me into theater, and I ended up winning a Shakespeare competition. All I had to do was imitate people properly, and I ended up going to the finals when I was about 16.)

📖 Keala Settle

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti kekuatan transformatif dalam menemukan ceruk atau minat seseorang. Hal ini menggambarkan bagaimana perilaku disruptif seseorang dapat dialihkan ke kegiatan yang konstruktif dan bermanfaat, seperti teater dan akting. Kemampuan untuk meniru orang lain menjadi pintu gerbang menuju kesuksesan, mengungkapkan bahwa kadang-kadang, apa yang tampak seperti kenakalan mungkin saja merupakan bentuk lain dari bakat yang terselubung. Hal ini juga menekankan pentingnya dorongan dan peluang dalam membuka potensi, menunjukkan bahwa minat dan kekuatan sejak dini dapat membawa pada pencapaian dan penemuan diri yang signifikan.

Page views
0
Pembaruan
Januari 17, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.