Saya tidak bersimpati dengan asumsi bahwa penjahat mempunyai motivasi yang sangat berbeda dari orang lain.
(I was not sympathetic to the assumption that criminals had radically different motivations from everyone else.)
Kutipan ini menunjukkan perspektif yang menekankan kesamaan motivasi manusia, bahkan di antara mereka yang terlibat dalam kegiatan kriminal. Hal ini menantang anggapan bahwa pelaku pada dasarnya berbeda dari individu yang taat hukum, sehingga mendorong refleksi terhadap faktor sosial dan psikologis yang mempengaruhi perilaku. Mengenali motivasi bersama dapat menghasilkan pendekatan yang lebih berempati dan efektif dalam pencegahan dan rehabilitasi kejahatan, karena pendekatan ini menekankan pemahaman daripada stigmatisasi.