Ide hanya mematikan jika Anda menekannya dan tidak mendiskusikannya. Ketidaktahuan bukanlah suatu kebahagiaan, itu bodoh. Melarang buku menunjukkan Anda tidak memercayai anak Anda untuk berpikir dan Anda tidak memercayai diri sendiri untuk bisa berbicara dengan mereka.

Ide hanya mematikan jika Anda menekannya dan tidak mendiskusikannya. Ketidaktahuan bukanlah suatu kebahagiaan, itu bodoh. Melarang buku menunjukkan Anda tidak memercayai anak Anda untuk berpikir dan Anda tidak memercayai diri sendiri untuk bisa berbicara dengan mereka.


(Ideas are only lethal if you suppress and don't discuss them. Ignorance is not bliss, it's stupid. Banning books shows you don't trust your kids to think and you don't trust yourself to be able to talk to them.)

📖 Anna Quindlen

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan tersebut menggarisbawahi pentingnya dialog terbuka dan kebebasan intelektual. Menekan ide tidak menghilangkannya; hal ini sering kali memperparah dampaknya, atau dalam kasus terburuk, menumbuhkan ketidaktahuan. Ketika masyarakat memilih untuk melarang buku atau menyensor informasi, secara implisit masyarakat mengakui kurangnya kepercayaan terhadap kemampuan generasi muda untuk terlibat secara kritis dengan berbagai perspektif. Alih-alih melindungi generasi berikutnya dari sudut pandang yang menantang, mendorong diskusi terbuka membantu mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan ketahanan. Kesalahpahaman bahwa ketidaktahuan adalah kebahagiaan terhapuskan di sini—kesalahan menghindari percakapan yang sulit adalah bahwa hal itu membuat individu tidak siap menghadapi kenyataan dan rentan terhadap manipulasi. Sebaliknya, mendiskusikan ide secara aktif, bahkan ide yang kontroversial atau tidak nyaman, akan memupuk pemahaman dan empati. Ketika kita cukup memercayai anak-anak dan diri kita sendiri untuk menghadapi topik-topik kompleks, kita menumbuhkan komunitas yang lebih berpengetahuan dan penuh kasih sayang. Sensor dan pembatasan merupakan solusi pintas yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan intelektual. Hal ini menunjukkan masalah yang lebih dalam: ketakutan terhadap ide-ide yang mungkin menantang keyakinan atau norma sosial kita. Kepercayaan yang tulus pada kemampuan seseorang untuk berbicara dan mendengarkan, dipadukan dengan keberanian untuk menghadapi kenyataan yang tidak menyenangkan, merupakan hal yang penting bagi kemajuan masyarakat. Mendorong pertukaran terbuka mengubah ide-ide dari metafora yang berpotensi berbahaya menjadi peluang untuk pembelajaran, pertumbuhan, dan hubungan yang bermakna. Oleh karena itu, menjaga kebebasan berpendapat bukan hanya sekedar melindungi hak-hak individu; ini tentang menjaga masyarakat yang bersemangat, jujur, dan tangguh.

Page views
33
Pembaruan
Agustus 09, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.