Di L.A., saya bertemu orang-orang yang semuanya adalah aktor. Pikiranku mulai terbuka terhadap apa itu akting. Saya tidak menyadari bahwa Brad Pitt adalah orang yang nyata. Saya tidak berpikir dia adalah robot atau mesin, tapi saya pikir Anda baru saja dilahirkan dalam dunia akting - itu adalah silsilah keluarga, seperti NASCAR. Tidak ada yang bisa berkata, 'Hei, saya akan menjadi pembalap NASCAR.'

Di L.A., saya bertemu orang-orang yang semuanya adalah aktor. Pikiranku mulai terbuka terhadap apa itu akting. Saya tidak menyadari bahwa Brad Pitt adalah orang yang nyata. Saya tidak berpikir dia adalah robot atau mesin, tapi saya pikir Anda baru saja dilahirkan dalam dunia akting - itu adalah silsilah keluarga, seperti NASCAR. Tidak ada yang bisa berkata, 'Hei, saya akan menjadi pembalap NASCAR.'


(In L.A., I wasmeeting people who were all actors. My mind started to open up to what acting was. I didn't realize that Brad Pitt was a real person. I didn't think he was a robot or a machine, but I thought you were just born into acting - that it's a family tree, kind of like NASCAR. No one can just say, 'Hey, I'm going to be a NASCAR driver.')

📖 Kellan Lutz

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Aktor

(0 Ulasan)

Refleksi Kellan Lutz menawarkan perspektif yang menarik tentang persepsi akting dan ketenaran. Awalnya, gagasan bahwa aktor seperti Brad Pitt mungkin hanya bagian dari tradisi eksklusif dan hampir turun-temurun menyoroti bagaimana industri hiburan bisa tampak picik dan turun-temurun. Analogi dengan NASCAR ini sangat jelas, menunjukkan bahwa menjadi seorang aktor bukan hanya tentang bakat atau aspirasi individu tetapi juga tentang garis keturunan dan warisan dalam 'keluarga' tertentu. Hal ini menggarisbawahi bagaimana masyarakat sering memandang akting sebagai sebuah profesi yang diwariskan atau hanya diperuntukkan bagi segelintir orang saja, dibandingkan sebagai bidang yang dapat diakses dan terbuka bagi siapa pun yang ingin menekuninya. Kutipan ini juga mengajak kita untuk mempertimbangkan kembali gagasan kita tentang selebriti—mereka yang tampak lebih besar dari kehidupan dan mungkin berada di dunia lain sebenarnya hanyalah manusia dengan kualitas, kerentanan, dan cerita yang sama seperti orang lain. Hal ini menekankan pentingnya mengenali keaslian di balik ketenaran dan mendorong pemahaman yang lebih luas tentang kerja keras dan perjalanan pribadi yang terlibat dalam akting. Selain itu, hal ini mengingatkan kita bahwa asumsi kita bisa saja dibatasi dan bahwa eksplorasi yang lebih dalam dapat membongkar stereotip, mengungkap pengalaman manusia yang asli dan relevan di balik kepribadian publik. Secara keseluruhan, pemikiran Lutz menantang pembaca untuk memikirkan kembali prasangka tentang bakat, selebriti, dan jalan menuju kesuksesan dalam bidang seni, sehingga menumbuhkan apresiasi yang lebih bernuansa tentang bagaimana karir di bidang akting dibentuk dan dirasakan.

Page views
171
Pembaruan
Agustus 12, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.