Di tengah gejolak kekacauan itulah kita menemukan siapa sebenarnya diri kita.
(It is in the turmoil of chaos that we discover what, if anything, we are.)
Kutipan dari "Bayangan Hegemon" karya Orson Scott Card menunjukkan bahwa jati diri kita terungkap selama masa-masa kacau dan penuh gejolak. Di saat-saat krisis, kita menghadapi tantangan yang menguji nilai-nilai, keyakinan, dan ketahanan kita. Melalui uji coba inilah kita memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang identitas dan kemampuan kita. Kekacauan memaksa kita untuk menghadapi ketakutan dan tindakan kita, yang dapat membawa pada pertumbuhan dan wawasan pribadi.
Ide ini menekankan pentingnya kesulitan dalam membentuk siapa kita sebagai individu. Daripada menghindar dari kekacauan, menerimanya dapat memberikan pelajaran berharga dan menonjolkan kekuatan kita. Pengalaman seperti ini memungkinkan kita untuk melakukan introspeksi, sehingga menuntun kita untuk menemukan bukan hanya batasan fisik kita, namun juga kerangka emosional dan moral kita. Oleh karena itu, kekacauan dapat dilihat sebagai katalis yang kuat untuk penemuan jati diri.