Bukan berarti mereka tidak dapat melihat solusinya. Masalahnya adalah mereka tidak dapat melihat masalahnya.
(It isn't that they can't see the solution. It is that they can't see the problem.)
Kutipan ini menyoroti kesalahan penilaian yang umum dalam pemecahan masalah: seringkali, kesulitannya bukan pada menemukan solusi tetapi pada mengidentifikasi masalah itu sendiri dengan tepat. Ketika individu atau organisasi hanya fokus pada solusi tanpa memahami akar permasalahannya, mereka berisiko menerapkan perbaikan yang tidak efektif atau dangkal. Kemajuan sejati memerlukan kejelasan dalam mendiagnosis masalah—memahami sifat, ruang lingkup, dan nuansanya—sebelum mengatasinya. Mengenali dan mendefinisikan masalah sebenarnya adalah langkah mendasar menuju solusi efektif dan perubahan yang berarti.