Bukan rahasia lagi bahwa Ted Cruz bukanlah pilihan pertama saya untuk nominasi presiden dari Partai Republik. Pengaruh Poindexternya yang angkuh, kecerdikannya, kesuciannya, dan kecerobohannya secara umum semuanya membuat saya kesal. Tidak diragukan lagi dia pintar, tapi meskipun pintar itu perlu, itu belum tentu cukup.

Bukan rahasia lagi bahwa Ted Cruz bukanlah pilihan pertama saya untuk nominasi presiden dari Partai Republik. Pengaruh Poindexternya yang angkuh, kecerdikannya, kesuciannya, dan kecerobohannya secara umum semuanya membuat saya kesal. Tidak diragukan lagi dia pintar, tapi meskipun pintar itu perlu, itu belum tentu cukup.


(It's not a secret that Ted Cruz isn't my first choice for the Republican nomination for president. His smug Poindexter affect, his smarm, sanctimony, and general derpiness all grate on me. There's no doubt he's smart, but while smart is necessary, it's not necessarily sufficient.)

📖 Rick Wilson

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Pengarang

(0 Ulasan)

Pembicara secara terbuka mengungkapkan ketidaksukaan pribadi mereka terhadap Ted Cruz, menyoroti ciri-ciri tertentu seperti arogansi, sombong, dan kesucian. Mereka mengakui kecerdasan Cruz namun menyatakan bahwa kecerdasan saja tidak membenarkan dukungan atau kekaguman. Kritik yang jujur ​​ini menggarisbawahi pentingnya karakter dan sikap yang tulus dalam kepemimpinan, lebih dari sekedar kecerdasan. Hal ini juga mencerminkan pandangan skeptis terhadap tokoh politik yang memprioritaskan kecerdasan dan pengaruh dibandingkan keaslian dan integritas.

---Rick Wilson---

Page views
0
Pembaruan
Desember 31, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.