Mari kita berhenti menjadi penindas secara langsung, online, atau apa pun.
(Let's just stop being bullies face to face, online, whatever.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya kebaikan dan empati dalam semua bentuk interaksi. Penindasan, baik secara langsung atau online, dapat berdampak buruk pada individu, berdampak pada kesehatan mental dan harga diri mereka. Ini adalah seruan untuk kesadaran diri dan tanggung jawab, mendorong kita untuk memperlakukan orang lain dengan hormat apa pun konteksnya. Merangkul rasa kasih sayang dibandingkan permusuhan akan membangun komunitas dan hubungan yang lebih sehat, memupuk pemahaman dan kepercayaan. Menyadari bahwa setiap orang berhak mendapatkan kebaikan sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung.