Katakanlah saya berani menangguhkan diri saya di antara napas.
(Let's say I dared to suspend myself in the moment between breaths.)
Dalam buku "The Sea Come In at Midnight" oleh Steve Erickson, penulisnya mengeksplorasi konsep -konsep eksistensi dan kesadaran yang mendalam. Narasi mendorong pembaca untuk mempertimbangkan pengalaman berhenti di antara napas, melambangkan momen refleksi dan kesadaran. Suspensi ini menyoroti pentingnya hadir dan penuh perhatian dalam kehidupan, menangkap esensi momen singkat.
Melalui citra ini, Erickson mengundang pembaca untuk menggali lebih dalam sifat realitas dan hubungan antara individu dan lingkungan mereka. Gagasan berani menangguhkan diri pada saat itu menunjukkan perjalanan introspeksi dan mengejar memahami keindahan hidup yang rumit, menantang kita untuk merangkul masa kini sepenuhnya.