'Lord of the Flies' adalah salah satu buku favorit saya. Itu memberikan pengaruh besar pada saya saat remaja; Saya masih membacanya setiap beberapa tahun.
('Lord of the Flies' is one of my favorite books. That was a big influence on me as a teenager; I still read it every couple of years.)
Kutipan ini menyoroti dampak abadi sastra terhadap perkembangan pribadi seseorang. 'Lord of the Flies' mengeksplorasi tema sifat manusia, peradaban, dan kebiadaban, yang sering kali bergema secara mendalam selama masa remaja—masa formatif. Meninjau kembali karya-karya berpengaruh tersebut secara rutin memungkinkan pembaca untuk merefleksikan pertumbuhannya, konstruksi masyarakat, dan kompleksitas perilaku manusia. Hal ini menggarisbawahi kekuatan buku untuk menginspirasi, menantang, dan membentuk perspektif kita dari waktu ke waktu.