Yang kalah punya banyak variasi. Para juara merasa bangga hanya belajar untuk memukul pemenang lama yang membosankan.
(Losers have tons of variety. Champions take pride in just learning to hit the same old boring winners.)
Kutipan dari Vic Braden ini menawarkan wawasan mendalam tentang perbedaan pola pikir antara mereka yang sukses dan mereka yang tidak. Hal ini menunjukkan bahwa pecundang, atau mereka yang gagal mencapai kesuksesan, cenderung melemahkan diri mereka sendiri dengan mencoba terlalu banyak strategi atau pendekatan yang berbeda. Sebaliknya, para juara fokus dengan penuh dedikasi pada penguasaan beberapa teknik atau kekuatan utama, meskipun hal ini tampak berulang-ulang atau tidak menarik bagi orang lain. Perspektif ini menekankan pada nilai konsistensi, penguasaan, dan latihan yang disengaja. Daripada mengejar hal-hal baru atau gangguan, keunggulan sejati datang dari penyempurnaan keterampilan atau pendekatan hingga menjadi kebiasaan dan sangat efektif. Di banyak bidang kehidupan—baik olahraga, seni, bisnis, atau pengembangan pribadi—pengulangan keterampilan dasar yang ahli sering kali membawa kesuksesan. Hal ini menantang keyakinan umum bahwa keragaman atau keberagaman dalam tindakan selalu menghasilkan hasil yang lebih baik, dengan menyatakan bahwa fokus dan kebanggaan dalam melakukan 'hal-hal lama yang membosankan' dapat menjadi ciri khas para juara. Hal ini juga dapat menginspirasi refleksi terhadap kebiasaan kita sendiri: Apakah kita menyebarkan upaya kita ke banyak hal tanpa kedalaman, atau apakah kita berkonsentrasi pada praktik inti yang akan mendorong kita menuju kesuksesan? Mengedepankan kesederhanaan dan kedalaman mungkin kurang glamor, namun seperti tersirat dalam kutipan ini, hal ini lebih produktif dan pada akhirnya bermanfaat.