Bercinta itu seperti memukul bola bisbol. Anda hanya harus rileks dan berkonsentrasi.
(Making love is like hitting a baseball. You just gotta relax and concentrate.)
Kutipan ini menggambarkan kesejajaran antara keintiman dan baseball, menekankan pentingnya relaksasi dan fokus dalam kedua aktivitas. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan yang tulus dan kesuksesan dalam cinta membutuhkan pikiran yang tenang dan hadir pada saat itu, daripada terlalu banyak berpikir atau memaksakan sesuatu. Mendekati cinta dengan kesabaran dan perhatian penuh dapat menghasilkan pengalaman yang lebih memuaskan, seperti halnya seorang pemukul yang tetap santai dan berkonsentrasi dapat terhubung lebih baik dengan bola.