Kebanyakan artis memiliki kontrak langsung dengan perusahaan rekaman, dan ketika mereka bermusik, semua musik mereka dimiliki oleh perusahaan rekaman. Tapi saya melakukannya melalui perusahaan produksi.
(Most artists have contracts directly with the record company, and when they do music, all of their music is owned by the record company. But I did mine through a production company.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya kontrol dan kemandirian dalam industri musik. Dengan memilih untuk bekerja melalui perusahaan produksi daripada label rekaman tradisional, sang artis menekankan keinginan untuk memiliki kepemilikan yang lebih besar dan kebebasan berkreasi atas karya mereka. Pendekatan ini dapat menghasilkan ekspresi artistik yang lebih personal dan berpotensi menghasilkan pengaturan keuangan yang lebih menguntungkan. Hal ini juga mencerminkan pergeseran dalam industri di mana artis mencari jalur alternatif untuk mempertahankan otonomi dan menghindari sifat kontrak rekaman standar yang seringkali bersifat membatasi.