Kakakku 10 tahun lebih tua dariku, jadi apa pun yang dia dengarkan adalah apa yang aku dengarkan, dan semuanya rap.
(My brother is 10 years older than me, so whatever he listened to is what I listened to, and it was all rap.)
Kutipan ini menyoroti pengaruh kakak-kakak dalam membentuk selera musik dan paparan budaya. Hal ini menyoroti bagaimana dinamika keluarga dan kesenjangan generasi dapat memengaruhi preferensi seseorang, yang terkadang mengarah pada identitas musik bersama. Pengalaman bersama tersebut dapat memupuk ikatan dan kenangan kolektif, terutama melalui musik yang seringkali mencerminkan kisah-kisah sosial dan pribadi. Hal ini juga mengisyaratkan betapa kuatnya peran lingkungan sekitar dan teman sebaya dalam membentuk identitas seseorang. Secara keseluruhan, hal ini menggarisbawahi pentingnya keluarga dan lingkungan dalam mempengaruhi selera dan pengaruh yang mungkin bertahan seumur hidup.