Sembilan puluh sembilan persen kegagalan datang dari orang-orang yang mempunyai kebiasaan mencari-cari alasan.

Sembilan puluh sembilan persen kegagalan datang dari orang-orang yang mempunyai kebiasaan mencari-cari alasan.


(Ninety-nine percent of the failures come from people who have the habit of making excuses.)

📖 George Washington Carver

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Ilmuwan

🎂 January 10, 1864  –  ⚰️ January 5, 1943
(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti kebenaran mendalam tentang akuntabilitas dan tanggung jawab pribadi. Seringkali, individu yang menghadapi kemunduran atau kegagalan cenderung mengaitkan kegagalan mereka dengan faktor eksternal atau keadaan di luar kendali mereka. Meskipun beberapa hambatan eksternal memang menantang, sebagian besar kegagalan berasal dari kecenderungan internal yang cenderung mencari-cari alasan dibandingkan menghadapi permasalahan secara langsung. Mengembangkan disiplin untuk menerima tanggung jawab sangat penting untuk pertumbuhan dan perbaikan. Ketika orang membuat alasan, mereka mengesampingkan kemampuan mereka untuk menganalisis apa yang salah dan belajar dari kesalahan. Kebiasaan ini dapat menciptakan siklus stagnasi, menghambat kemajuan dan menumbuhkan mentalitas korban. Sebaliknya, penerapan akuntabilitas mendorong kesadaran diri dan pemecahan masalah secara proaktif. Hal ini juga menumbuhkan ketahanan dan ketabahan—kualitas yang diperlukan untuk mengatasi kesulitan. Para pemimpin dan individu yang sukses sering kali menekankan pentingnya memiliki tindakan dan keputusan, memahami bahwa kesalahan adalah peluang untuk berkembang. Mengenali kecenderungan untuk membuat alasan adalah langkah pertama untuk melepaskan diri dari pola tersebut. Menumbuhkan pola pikir kejujuran dan tanggung jawab dapat secara dramatis mengubah kapasitas seseorang untuk sukses. Hal ini menumbuhkan lingkungan di mana solusi sejati dapat dicari, dan pertumbuhan dapat terjadi. Pada akhirnya, kesuksesan sangat bergantung pada apakah seseorang memilih untuk menghadapi tantangan dengan jujur ​​atau bersembunyi di balik alasan. Jalan menuju pencapaian ditaburi dengan akuntabilitas dan kesadaran diri yang tiada henti, yang membantu mengubah kegagalan menjadi batu loncatan menuju kesuksesan di masa depan.

Page views
70
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.