Tentu saja saya tidak memelopori penggunaan makanan dalam fiksi: ini telah menjadi perangkat sastra standar sejak Chaucer dan Rabelais, yang menggunakan makanan secara luar biasa sebagai metafora sensualitas.

Tentu saja saya tidak memelopori penggunaan makanan dalam fiksi: ini telah menjadi perangkat sastra standar sejak Chaucer dan Rabelais, yang menggunakan makanan secara luar biasa sebagai metafora sensualitas.


(Of course I didn't pioneer the use of food in fiction: it has been a standard literary device since Chaucer and Rabelais, who used food wonderfully as a metaphor for sensuality.)

📖 Joanne Harris

🌍 Inggris  |  👨‍💼 Pengarang

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti bagaimana makanan telah lama menjadi simbol kuat dalam sastra, yang berfungsi lebih dari sekadar rezeki. Penulis seperti Chaucer dan Rabelais dengan ahli menggunakan makanan untuk membangkitkan sensualitas dan hasrat manusia. Hal ini mengingatkan kita bahwa elemen sehari-hari, seperti makan dan rasa, dapat membawa bobot metaforis yang kaya dalam penceritaan. Mengenali tradisi sastra ini memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana pengarang menggambarkan kesenangan dan kompleksitas manusia, menghubungkan narasi modern dengan sejarah sastra selama berabad-abad.

Page views
0
Pembaruan
Januari 16, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.