Dalam kampanye tersebut, saya mendapat hak istimewa untuk mengadvokasi isu-isu penting yang mempengaruhi semua perempuan, seperti menuntut upah yang sama untuk pekerjaan yang setara, mendorong kenaikan upah minimum, dan mempromosikan gagasan cuti keluarga yang dibayar.
(On the campaign, I've had the privilege of advocating for important issues that affect all women, like demanding equal pay for equal work, pushing to raise our minimum wage, and promoting the idea of paid family leave.)
Kutipan ini menyoroti peran penting advokasi dalam mengatasi kesetaraan gender dan hak-hak pekerja. Hal ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan politik dalam mendorong kebijakan yang menjamin perlakuan adil dan keamanan ekonomi bagi perempuan dan keluarga. Penekanan pembicara pada isu-isu seperti upah yang setara, kenaikan upah minimum, dan cuti keluarga yang dibayar mencerminkan komitmen terhadap keadilan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan. Upaya-upaya tersebut berkontribusi dalam menciptakan perekonomian yang lebih adil dan memberdayakan perempuan untuk berpartisipasi secara penuh dan adil dalam angkatan kerja.