Orang yang ilmunya terbatas pada buku-buku dan kekayaannya dimiliki orang lain, tidak dapat menggunakan ilmu maupun hartanya ketika diperlukan.

Orang yang ilmunya terbatas pada buku-buku dan kekayaannya dimiliki orang lain, tidak dapat menggunakan ilmu maupun hartanya ketika diperlukan.


(One whose knowledge is confined to books and whose wealth is in the possession of others, can use neither his knowledge nor wealth when the need for them arises.)

📖 Chanakya

🌍 India

(0 Ulasan)

Kutipan ini menggarisbawahi perbedaan mendasar antara pengetahuan teoritis dan kebijaksanaan praktis, serta kekayaan nyata dan kemampuan untuk memanfaatkannya secara efektif. Memiliki pengetahuan yang disimpan dalam buku saja bisa menjadi terbatas jika seseorang tidak memiliki pengalaman atau kesempatan untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi dunia nyata. Pengetahuan, secara terpisah, bagaikan sumber potensi yang belum dimanfaatkan kecuali jika dimanfaatkan secara aktif. Demikian pula, kekayaan yang tidak berada di bawah kendali seseorang atau yang tidak dapat diakses ketika dibutuhkan, gagal memenuhi tujuannya. Hal ini menekankan pentingnya kemandirian, kemampuan untuk mengambil tindakan, dan perlunya mengintegrasikan pengetahuan dengan keterampilan dan pengendalian sumber daya. Hal ini mencerminkan pelajaran lama bahwa informasi dan kepemilikan, meskipun berharga, harus dilengkapi dengan kemampuan dan kesiapan untuk memanfaatkannya pada saat yang paling penting. Dalam konteks modern, hal ini dapat mencerminkan pentingnya pengalaman langsung, keterampilan teknis, atau sekadar memiliki kedaulatan atas sumber daya Anda—baik finansial, intelektual, atau material—untuk merespons secara efektif pada saat krisis atau peluang. Kesiapsiagaan sejati bergantung pada kombinasi pengetahuan yang dipelajari, keterampilan praktis, dan kepemilikan atau kendali atas aset seseorang. Tanpa hal-hal tersebut, baik pengetahuan maupun kekayaan berisiko menjadi statis dan tidak efektif, serta tidak mampu memenuhi potensinya untuk menghasilkan perubahan, dukungan, atau kemajuan bila diperlukan. Pada akhirnya, kutipan ini menantang kita untuk mengubah akumulasi pasif menjadi penerapan aktif, menumbuhkan tidak hanya pengetahuan atau kekayaan, namun juga kapasitas untuk menggunakannya secara bermakna.

Page views
28
Pembaruan
Juli 04, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.