Ketertiban tanpa kebebasan dan kebebasan tanpa ketertiban sama-sama merusak.

Ketertiban tanpa kebebasan dan kebebasan tanpa ketertiban sama-sama merusak.


(Order without liberty and liberty without order are equally destructive.)

📖 Theodore Roosevelt

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Presiden

🎂 October 27, 1858  –  ⚰️ January 6, 1919
(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti keseimbangan yang diperlukan agar masyarakat dapat berfungsi. Di satu sisi, ketertiban memberikan stabilitas, keamanan, dan prediktabilitas, yang penting bagi kemajuan masyarakat dan kesejahteraan individu. Tanpa ketertiban, kekacauan dapat terjadi dan menyebabkan rusaknya hukum, pemerintahan, dan kepercayaan masyarakat. Di sisi lain, kebebasan mewakili kebebasan individu untuk menempuh jalan mereka sendiri, mengekspresikan ide-ide mereka, dan berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan sipil. Pembatasan yang berlebihan dapat menghambat inovasi, menghambat pertumbuhan pribadi, dan menimbulkan kebencian. Ketegangan antara ketertiban dan kebebasan merupakan tantangan abadi yang dihadapi oleh pemerintah, masyarakat, dan individu.

Ketika ketertiban diterapkan tanpa memperhatikan kebebasan pribadi, hal ini dapat mengakibatkan otoritarianisme dan penindasan. Sebaliknya, terlalu banyak kebebasan tanpa struktur dapat menyebabkan anarki, dimana tidak ada standar atau aturan kolektif yang menjamin keadilan dan keamanan. Keseimbangan yang bijaksana melibatkan perancangan sistem yang menjunjung tinggi hak-hak individu sambil menjaga kohesi dan stabilitas masyarakat. Negara-negara demokrasi, misalnya, berupaya mencapai keseimbangan ini melalui supremasi hukum, hak asasi manusia, dan partisipasi masyarakat.

Merenungkan kutipan ini mengajak kita untuk mempertimbangkan isu-isu kontemporer juga. Di dunia saat ini, perdebatan mengenai pengawasan, kebebasan berpendapat, dan kendali pemerintah menunjukkan perjuangan berkelanjutan untuk menyeimbangkan prinsip-prinsip ini. Warga negara dan pemimpin sama-sama harus menyadari bahwa baik ketertiban maupun kebebasan tidak boleh mendominasi dan mengorbankan satu sama lain. Mengupayakan hidup berdampingan secara harmonis akan menumbuhkan suatu masyarakat di mana individu dapat berkembang tanpa menimbulkan kekacauan, dan di mana lembaga-lembaga yang stabil dapat melindungi dan memelihara kebebasan pribadi. Pada akhirnya, masyarakat yang paling tangguh adalah masyarakat yang mengenali dan dengan terampil menavigasi ketegangan antara ketertiban dan kebebasan, memahami bahwa masing-masing pihak saling mendukung dalam menciptakan tatanan sosial yang adil dan abadi.

Page views
33
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.