Orang-orang kelaparan bukan karena tidak ada cukup petani atau makanan, tapi karena mereka tidak punya akses atau tidak mampu membelinya.
(People are hungry not because there aren't enough farmers or food, but because they don't have access to it or can't afford it.)
Kutipan ini menyoroti masalah kritis dalam kelaparan global – kesenjangan antara ketersediaan pangan dan aksesibilitas pangan. Seringkali masyarakat menghasilkan cukup makanan, namun faktor-faktor seperti kemiskinan, masalah distribusi, dan logistik menghalangi masyarakat untuk memperolehnya. Mengatasi kelaparan membutuhkan lebih dari sekedar meningkatkan produksi pangan; Hal ini menuntut adanya kepastian akses yang adil, peningkatan infrastruktur, dan mengatasi hambatan ekonomi yang menghalangi kelompok rentan untuk mendapatkan pangan yang cukup. Menyadari masalah-masalah sistemik ini sangat penting untuk menciptakan solusi berkelanjutan dan mewujudkan dunia di mana tidak ada seorang pun yang menderita kekurangan pangan hanya karena keadaan di luar kendali mereka.