Bermain di depan penonton tuan rumah, mereka hampir bisa menjadi pemain keenam terbaik di liga, terutama saat berada di Boston.
(Playing in front of your home crowd, they can almost be like the best sixth man in the league, especially being in Boston.)
Dukungan penonton tuan rumah merupakan faktor kuat yang dapat meningkatkan performa pemain secara signifikan. Energi dan motivasi dari penggemar yang bersemangat mengubah lingkungan menjadi ekosistem yang menguntungkan, memberikan pemain dorongan psikologis yang serupa dengan rekan satu tim lainnya. Untuk kota seperti Boston, yang terkenal dengan sejarah bola basketnya yang kaya dan penggemar setianya, dinamika ini memperkuat keunggulan kompetitif tim. Dukungan tersebut menumbuhkan rasa kebersamaan dan kebanggaan, menginspirasi para atlet untuk tampil maksimal. Hal ini mengingatkan kita bahwa pengaruh penggemar tidak hanya sekedar bersorak—mereka menjadi bagian integral dari permainan, menentukan hasil, dan menciptakan momen yang tak terlupakan.