Politik adalah mentalitas kelompok. Politisi tidak benar-benar memimpin. Politisi merefleksikan apa yang mereka anggap sebagai opini konsensus.

Politik adalah mentalitas kelompok. Politisi tidak benar-benar memimpin. Politisi merefleksikan apa yang mereka anggap sebagai opini konsensus.


(Politics is a herd mentality. Politicians don't really lead. Politicians reflect what they think is consensus opinion.)

📖 Gary Johnson

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menggarisbawahi perspektif yang berbeda mengenai dinamika politik, menekankan bahwa sebagian besar dari apa yang kita lihat dalam kepemimpinan bukanlah hasil inisiatif individu atau panduan visioner, melainkan cerminan sentimen kolektif. Di negara demokrasi dan bahkan sistem pemerintahan lainnya, politisi cenderung mencerminkan opini dan tren yang ada di kalangan konstituennya atau kelompok masyarakat yang lebih luas untuk mendapatkan dukungan dan mempertahankan kekuasaan. Perilaku ini terkadang dapat mengarah pada siklus di mana kepemimpinan lebih mementingkan sentimen populer daripada menggunakan pengaruh yang tulus atau mendorong ide-ide transformatif.

Mentalitas kelompok mengacu pada kecenderungan manusia untuk menyesuaikan diri dengan opini kelompok, sering kali karena keinginan untuk diterima secara sosial atau takut ditentang. Ketika diterapkan pada politik, fenomena ini dapat mengurangi keberanian atau kepemimpinan yang tidak konvensional, mendukung keputusan yang aman dan berdasarkan konsensus yang menjaga stabilitas namun juga dapat menekan inovasi atau perubahan yang diperlukan.

Selain itu, pernyataan bahwa politisi tidak benar-benar memimpin menantang gagasan romantis tentang kepemimpinan sebagai kekuatan yang luar biasa. Sebaliknya, hal ini menyajikan pandangan yang lebih pragmatis di mana kepemimpinan yang efektif sering kali melibatkan pemahaman dan panduan opini kolektif dibandingkan mendikte berdasarkan otoritas absolut. Perspektif ini dapat menumbuhkan kesadaran yang lebih besar di kalangan pemilih dan warga negara mengenai peran mereka dalam membentuk wacana politik.

Namun, hal ini juga menimbulkan kekhawatiran mengenai akuntabilitas, keaslian, dan tujuan sebenarnya dari kepemimpinan. Jika sebagian besar politisi mencerminkan opini-opini yang ada saat ini, maka isu-isu yang memerlukan keputusan sulit mungkin akan diredam demi mempertahankan status quo. Pada akhirnya, kutipan ini mengundang refleksi mengenai sifat pengaruh dan keselarasan antara tindakan para pemimpin dan kebutuhan atau aspirasi sejati masyarakat yang mereka layani.

Page views
54
Pembaruan
Juni 20, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.