Pola makan terbaik untuk kesehatan secara keseluruhan, dan khususnya untuk pengurangan risiko jantung, otak, dan kanker, adalah pola makan yang sangat rendah karbohidrat dengan banyak lemak sehat, dan ini adalah tema sentral 'Grain Brain.'
(The best diet for overall health, and specifically for heart, brain, and cancer risk reduction, is a diet that's aggressively low in carbohydrates with an abundance of healthful fat, and this is the central theme of 'Grain Brain.')
Kutipan ini menyoroti pendekatan diet yang menekankan pentingnya mengurangi asupan karbohidrat sekaligus meningkatkan lemak sehat untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko yang terkait dengan penyakit jantung, kondisi neurologis, dan kanker. Gagasan ini sejalan dengan semakin banyaknya penelitian yang menunjukkan bahwa tidak semua lemak merugikan, dan beberapa diantaranya benar-benar dapat mendukung kesehatan otak, keseimbangan hormonal, dan fungsi metabolisme. Hal yang menarik dari perspektif ini adalah tantangannya terhadap pedoman diet rendah lemak konvensional yang telah lama mendominasi saran nutrisi, terutama di masyarakat Barat. Sebaliknya, mereka menganjurkan perubahan paradigma: memandang lemak tertentu sebagai nutrisi penting dan bukan musuh yang harus dihindari. Pendekatan ini juga menggarisbawahi pentingnya kualitas dan kuantitas karbohidrat dalam menjaga kesehatan. Karbohidrat kompleks dan tidak dimurnikan mungkin memiliki dampak yang berbeda dibandingkan dengan gula dan tepung olahan, yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin, sehingga berkontribusi terhadap masalah kesehatan kronis. Tema sentral dari 'Grain Brain' menunjukkan bahwa dengan mengevaluasi kembali keselarasan antara makronutrien, individu dapat meningkatkan hasil kesehatan secara keseluruhan, terutama dalam konteks penyakit degeneratif dan keganasan. Namun, perubahan pola makan seperti itu memerlukan perencanaan yang matang dan konsultasi dengan profesional kesehatan untuk menentukan mana yang terbaik untuk kebutuhan setiap individu. Kutipan ini mengingatkan kita bahwa nutrisi adalah ilmu yang berbeda-beda, dan mengonsumsi lemak tertentu sambil meminimalkan karbohidrat mungkin merupakan strategi efektif untuk umur panjang dan pencegahan penyakit.
---David Perlmutter---