Cara terbaik untuk meramalkan masa depan adalah dengan mempelajari masa lalu, atau membuat ramalan.
(The best way to predict the future is to study the past, or prognosticate.)
Kutipan ini menekankan pentingnya merefleksikan sejarah untuk membuat prediksi yang tepat tentang masa depan. Dengan memahami pola, keberhasilan, dan kegagalan di masa lalu, kita akan lebih siap mengantisipasi apa yang akan terjadi. Hal ini juga menyoroti bahwa hanya mengandalkan dugaan (prognostikasi) kurang efektif dibandingkan belajar dari pengalaman sebelumnya. Menerapkan kebijaksanaan ini dapat meningkatkan pengambilan keputusan di berbagai bidang seperti bisnis, pertumbuhan pribadi, dan pengambilan kebijakan. Mengenali konteks sejarah sangat penting untuk membentuk masa depan yang lebih dapat diprediksi dan tangguh.