Pendekatan psikiatri saat ini hampir mengabaikan dunia sosial di mana masalah kesehatan mental muncul dan mencoba menjadi sangat biomedis seperti cabang kedokteran lain seperti kardiologi atau onkologi. Namun psikiatri harus lebih tertanam dalam dunia pribadi dan sosial seseorang.
(The current approach that psychiatry takes almost ignores social worlds in which mental health problems arise and tries to become highly biomedical like other branches of medicine such as cardiology or oncology. But psychiatry has to be far more embedded in people's personal and social worlds.)
Kutipan ini menyoroti perspektif penting dalam perawatan kesehatan mental β pentingnya mengintegrasikan konteks sosial dan pribadi ke dalam perawatan psikiatris. Pendekatan biomedis tradisional sering kali berfokus pada faktor biologis, seperti neurokimia dan genetika, yang meskipun berharga, dapat mengabaikan lingkungan sosial kompleks yang secara signifikan memengaruhi kesejahteraan mental. Masalah kesehatan mental jarang muncul dalam ruang hampa; mereka terkait dengan hubungan sosial individu, latar belakang budaya, status sosial ekonomi, dan pengalaman hidup. Dengan hanya menekankan model biomedis, psikiatri berisiko mengabaikan faktor-faktor penentu sosial yang dapat membentuk, memperburuk, atau meringankan masalah kesehatan mental. Memasukkan pandangan yang lebih luas mengharuskan dokter untuk terlibat dengan narasi pribadi pasien dan realitas sosial, sehingga mendorong intervensi yang lebih holistik dan efektif. Integrasi ini dapat menghasilkan perawatan yang lebih personal, memberdayakan individu, dan mengakui sifat kesehatan mental yang memiliki banyak aspek. Ke depan, psikiatri harus mencapai keseimbangan β memanfaatkan kemajuan biomedis sambil mempertahankan hubungan yang kuat dengan konteks sosial yang memengaruhi kesehatan mental. Pendekatan seperti ini tidak hanya menghormati kompleksitas pengalaman manusia namun juga membuka jalan bagi intervensi berbasis komunitas, sistem dukungan sosial, dan kebijakan yang bertujuan mengatasi penyebab penderitaan mental di masyarakat. Pada akhirnya, memasukkan layanan kesehatan mental ke dalam dunia sosial menunjukkan bahwa penyembuhan tidak hanya melibatkan pengobatan biologis tetapi juga pemahaman, empati, dan hubungan sosial. ---Vikram Patel---