Penipuan terbesar yang diderita manusia adalah opini mereka sendiri.

Penipuan terbesar yang diderita manusia adalah opini mereka sendiri.


(The greatest deception men suffer is from their own opinions.)

📖 Leonardo da Vinci

 |  👨‍💼 Artis

🎂 April 15, 1452  –  ⚰️ May 2, 1519
(0 Ulasan)

Kutipan Leonardo da Vinci, “Penipuan terbesar yang diderita manusia adalah dari opini mereka sendiri,” berfungsi sebagai pengingat mendalam tentang bias dan keterbatasan intrinsik yang tertanam dalam perspektif manusia. Hal ini menggarisbawahi gagasan bahwa terkadang, keyakinan dan sudut pandang pribadi kita dapat mengaburkan kemampuan kita untuk memahami realitas secara obyektif, sehingga membuat kita lebih sering menipu diri sendiri dibandingkan kekuatan eksternal mana pun. Hal ini menyoroti fenomena psikologis utama di mana bias konfirmasi dan disonansi kognitif membentuk pemahaman kita tentang dunia.

Intinya, da Vinci memperingatkan bahaya kepuasan intelektual—berpegang teguh pada pendapat tanpa mempertanyakan atau menyesuaikannya berdasarkan bukti-bukti baru. Hal ini terutama berlaku di zaman modern, ketika informasi berlebihan dan ruang gaung memperkuat kesalahpahaman yang sudah ada sebelumnya. Kutipan tersebut menginspirasi kerendahan hati dengan mendorong kita untuk terus menantang asumsi kita dan tetap terbuka terhadap sudut pandang alternatif. Mengenali penipuan yang muncul dari pikiran kita sendiri adalah langkah pertama menuju pengembangan kebijaksanaan dan empati sejati.

Selain itu, wawasan ini dapat diterapkan di banyak bidang kehidupan, mulai dari hubungan pribadi hingga penyelidikan ilmiah, dan bahkan wacana sosial dan politik. Ketika kita menyadari bahwa pendapat kita mungkin salah atau tidak lengkap, hal ini akan menumbuhkan pola pikir berkembang yang mengarah pada pembelajaran dan kolaborasi. Sejalan dengan da Vinci, kita melihat bagaimana kesadaran diri dan pemikiran kritis menjadi alat penting untuk menavigasi kompleksitas kebenaran. Pada akhirnya, kutipan ini mengajak kita untuk waspada dalam mengejar pemahaman dan menjaga diri dari jebakan penipuan diri intelektual yang halus namun kuat.

Page views
157
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.