RAF mengizinkan saya bermain sepak bola dalam jumlah besar, namun seperti Inggris di kemudian hari, mereka gagal mengenali bakat sesungguhnya ketika hal itu ada di depan mata mereka.

RAF mengizinkan saya bermain sepak bola dalam jumlah besar, namun seperti Inggris di kemudian hari, mereka gagal mengenali bakat sesungguhnya ketika hal itu ada di depan mata mereka.


(The RAF allowed me to play a lot of football, but like England later, they failed to recognise real talent when it was under their noses.)

📖 Brian Clough


🎂 March 21, 1935  –  ⚰️ September 20, 2004
(0 Ulasan)

Kutipan dari Brian Clough ini menggambarkan tema umum tentang bakat yang terabaikan dalam organisasi yang sudah mapan. Refleksi Clough menunjukkan gagasan bahwa kadang-kadang, lembaga-lembaga besar mungkin begitu terjebak dalam tradisi, hierarki, atau metode konvensional mereka sehingga mereka gagal mengidentifikasi atau membina talenta asli yang ada dalam jajaran mereka. Dengan membandingkan sikap RAF terhadap bakat sepak bola dengan keputusan sepak bola Inggris di kemudian hari, Clough menunjukkan pola hilangnya peluang dan prioritas yang salah tempat. Hal ini dapat dilihat sebagai komentar yang lebih luas tentang bagaimana organisasi dan negara sering kali kurang menghargai potensi individu yang mungkin tidak sesuai dengan apa yang diharapkan namun memiliki kemampuan nyata untuk unggul.

Dalam konteks sepak bola, hal ini semakin relevan, karena identifikasi dan pengembangan bakat sangat penting untuk kesuksesan. Banyak pemain hebat yang diabaikan atau diremehkan karena mereka tidak sejalan dengan stereotip kepanduan atau tidak memiliki visibilitas langsung seperti yang ditawarkan oleh jalur tradisional. Demikian pula, organisasi seperti militer atau institusi besar mungkin mengabaikan keahlian yang tidak lazim dan hanya fokus pada ukuran dan penampilan standar.

Apa yang membuat kutipan ini menarik adalah kritiknya yang halus terhadap rasa puas diri dan meremehkan potensi oleh sistem yang dominan. Hal ini mengundang refleksi mengenai berapa banyak individu berbakat yang mungkin tersembunyi di depan mata, hanya karena mereka tidak segera menyesuaikan diri dengan norma-norma yang diharapkan. Mengenali dan mengembangkan bakat sejati memerlukan pikiran terbuka, persepsi yang tajam, dan terkadang, kemauan untuk melihat melampaui penilaian yang dangkal. Dalam kehidupan, baik di dalam institusi atau masyarakat yang lebih luas, kemampuan untuk melihat potensi yang sesungguhnya dapat menghasilkan penemuan dan kesuksesan luar biasa yang mungkin terlewatkan jika hanya mengandalkan metrik tradisional.

Secara keseluruhan, pernyataan Clough berfungsi sebagai pengingat penting bahwa bakat sejati sering kali berada di bawah pengawasan mereka yang bertanggung jawab, menunggu untuk dikenali dan dipupuk.

Page views
205
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.