Sekolah adalah pengeluaran terakhir yang harus dihemat oleh Amerika.
(The school is the last expenditure upon which America should be willing to economize.)
Kutipan ini menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk masa depan suatu bangsa. Pendidikan berfungsi sebagai landasan di mana kehidupan individu dibangun dan kemajuan masyarakat bergantung. Saat mempertimbangkan pengeluaran pemerintah, penting untuk menyadari bahwa investasi di sekolah akan menghasilkan keuntungan jangka panjang, termasuk angkatan kerja yang lebih berpendidikan, peningkatan inovasi, dan stabilitas sosial. Mengurangi dana pendidikan mungkin tampak seperti tindakan penghematan biaya dalam jangka pendek, namun hal ini dapat menimbulkan kerugian yang signifikan di masa depan, seperti tingginya tingkat pengangguran, penurunan pertumbuhan ekonomi, dan kesenjangan sosial. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui sekolah berkualitas tidak hanya memberdayakan individu tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing global suatu negara. Selain itu, pendidikan mendorong pemikiran kritis, tanggung jawab sipil, dan pemahaman budaya—yang merupakan elemen penting bagi demokrasi yang sehat. Mengingat besarnya dampak pendidikan terhadap setiap aspek masyarakat, penting bagi para pembuat kebijakan untuk memprioritaskan pendanaan dan pengembangannya. Menjamin bahwa setiap anak mempunyai akses terhadap pendidikan berkualitas bukan sekedar investasi pada kesuksesan individu namun merupakan langkah strategis untuk kesejahteraan nasional. Kerugian akibat mengabaikan pendidikan bisa jauh lebih tinggi dibandingkan investasi yang diperlukan, sehingga mengakibatkan masyarakat kurang mendapat informasi, kurang inovatif, dan kurang kohesif. Masyarakat yang menghargai pembelajaran dan pengetahuan cenderung lebih unggul dibandingkan masyarakat yang tidak menghargainya, sehingga menjadikan pendidikan sebagai komponen yang sangat diperlukan dalam kebijakan nasional dan keberlanjutan ekonomi.