Penyebab umum terjadinya kejahatan di dunia adalah bahwa pada waktu tertentu separuh orang di dunia tetap terjaga.
(The usual cause of evil in the world is that at any given time half the people in the world are awake.)
Kutipan ini menyoroti sifat paradoks dari kesadaran manusia dan potensi konsekuensinya. Ketika hanya segelintir orang yang sadar atau sadar akan kompleksitas dunia, ketidakadilan dan kesalahpahaman akan berkembang pesat. Sebaliknya, kebangkitan yang meluas mungkin akan membawa pada pencerahan yang lebih besar dan perubahan positif. Hal ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran kolektif dan kesadaran pribadi dalam membentuk hasil sosial. Menyadari bahwa tidak semua orang memiliki kesadaran yang sama mengingatkan kita akan pentingnya memupuk pemahaman, empati, dan pendidikan untuk mengurangi kejahatan yang disebabkan oleh ketidaktahuan atau sikap apatis.