Ada orang-orang yang ingin membuat kehidupan manusia lebih sulit tanpa alasan lain selain karena kesempatan yang diberikan kepada mereka setelahnya untuk menawarkan resep untuk meringankan hidup; Kekristenan mereka, misalnya.

Ada orang-orang yang ingin membuat kehidupan manusia lebih sulit tanpa alasan lain selain karena kesempatan yang diberikan kepada mereka setelahnya untuk menawarkan resep untuk meringankan hidup; Kekristenan mereka, misalnya.


(There are people who want to make men's lives more difficult for no other reason than the chance it provides them afterwards to offer their prescription for alleviating life; their Christianity, for instance.)

📖 Friedrich Nietzsche

🌍 Jerman  |  👨‍💼 Filsuf

🎂 October 15, 1844  –  ⚰️ August 25, 1900
(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti aspek yang meresahkan dari sifat manusia—mereka yang mengambil keuntungan dari perjuangan orang lain bukan karena kepedulian yang tulus, namun demi keuntungan pribadi atau untuk membangun otoritas. Hal ini mengajak kita untuk merenungkan kecenderungan beberapa individu atau organisasi untuk mengeksploitasi kerentanan dengan kedok menawarkan bantuan. Manusia mencari makna dan tujuan, dan sering kali lebih mudah menciptakan masalah dibandingkan dengan sungguh-sungguh memberikan solusi; ini berlaku dalam berbagai konteks seperti agama, politik, atau layanan sosial. Penyebutan agama Kristen sebagai contoh menarik perhatian pada bagaimana institusi atau ideologi yang mempunyai niat baik pun dapat disalahgunakan untuk kepentingan kepentingan diri sendiri. Dinamika seperti ini menantang kepercayaan kita pada otoritas dan menyerukan kewaspadaan dalam membedakan perawatan otentik dan manipulasi. Hal ini mendorong individu untuk bersikap kritis terhadap motif di balik layanan atau panduan yang dirasakan, terutama ketika penerapannya terasa merugikan atau hanya mementingkan diri sendiri. Mengenali pola ini dapat membantu mendorong interaksi yang lebih tulus dan berempati serta meminta pertanggungjawaban pihak yang berkuasa atas niat tulus mereka. Kutipan ini mengingatkan bahwa altruisme sejati harus bertujuan untuk meringankan penderitaan tanpa motif tersembunyi, dan bahwa skeptisisme dapat berfungsi sebagai perlindungan terhadap eksploitasi. Ini adalah seruan untuk menyadari motivasi di balik tindakan, terutama ketika tindakan tersebut diklaim demi kesejahteraan kita. Pada akhirnya, refleksi ini mendorong pemahaman yang lebih dalam mengenai integritas dan keaslian dalam upaya meningkatkan kehidupan manusia, menggarisbawahi pentingnya empati dan kepedulian yang tulus terhadap kecenderungan manipulatif yang disamarkan sebagai kepedulian.

---Friedrich Nietzsche---

Page views
64
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.