Banyak hal yang tidak baik namun disebut-sebut baik.
(There's a lot of stuff that's not good that's touted as being good.)
Kutipan ini menyoroti kecenderungan masyarakat untuk meninggikan produk, ide, atau tren yang mungkin tidak benar-benar menawarkan nilai atau kualitas. Hal ini mendorong kita untuk mengevaluasi secara kritis apa yang sedang populer atau dipromosikan, dibandingkan menerimanya begitu saja. Di zaman yang didorong oleh pemasaran dan pengaruh sosial, membedakan nilai autentik dari daya tarik yang dangkal menjadi hal yang penting. Menyadari hal ini dapat membantu kita membuat pilihan yang lebih bijaksana, menghindari kesalahan, dan memprioritaskan keaslian daripada hype.