Kerusakan akibat topan terjadi ketika mereka menghantam daratan, dan sebagai manusia, kita telah memutuskan untuk menghancurkan hutan bakau dan merusak terumbu karang. Jika kita tidak memiliki penghalang, kehancuran yang terjadi akan lebih buruk dan itu menakutkan.
(Typhoon damage happens when they hit land, and as humans, we've decided to destroy mangroves and hurt coral reefs. If we don't have barriers, the devastation is worse, and that is scary.)
Kutipan ini menyoroti keseimbangan antara bencana alam dan tindakan manusia yang memperburuk dampaknya. Hutan bakau dan terumbu karang berfungsi sebagai penghalang alami yang penting, melindungi wilayah pedalaman dari gelombang badai dan banjir. Eksploitasi dan perusakan ekosistem yang tiada henti oleh manusia melemahkan pertahanan kita terhadap bencana alam. Pesan ini merupakan pengingat akan tanggung jawab kita untuk melestarikan dan memulihkan hambatan alam untuk mengurangi dampak bencana. Menyadari keterkaitan antara keputusan manusia dan kesehatan lingkungan sangat penting untuk mendorong hidup berdampingan secara berkelanjutan dengan alam dan mengurangi risiko di masa depan.