Kekerasan pada dasarnya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata dan hanya dapat dimulai jika pemikiran dan komunikasi rasional telah terputus.

Kekerasan pada dasarnya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata dan hanya dapat dimulai jika pemikiran dan komunikasi rasional telah terputus.


(Violence is essentially wordless and it can begin only where thought and rational communication have broken down.)

📖 Thomas Merton

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Pengarang

🎂 January 31, 1915  –  ⚰️ December 10, 1968
(0 Ulasan)

Kutipan tersebut menggarisbawahi wawasan mendalam tentang sifat kekerasan, dan menunjukkan bahwa kekerasan sering kali berasal dari kegagalan bahasa dan wacana rasional. Ketika orang kehilangan kemampuan atau kemauan untuk berkomunikasi secara efektif, kesalahpahaman dan ketegangan cenderung meningkat menjadi tindakan yang dapat merusak dan merugikan. Hal ini menyoroti pentingnya dialog, empati, dan mendengarkan secara aktif sebagai alat pencegahan terhadap kekerasan. Di dunia di mana komunikasi sering kali terburu-buru, disalahpahami, atau diabaikan, kutipan ini mengajak kita untuk merenungkan betapa pentingnya menumbuhkan lingkungan yang mengutamakan kejelasan dan kasih sayang. Komunikasi rasional bertindak sebagai jembatan, memungkinkan pihak-pihak yang berkonflik untuk mengeksplorasi perbedaan mereka dengan pola pikir yang diarahkan pada pemahaman, bukan kemenangan. Ketika komunikasi gagal, rasa frustrasi dan prasangka dapat terinternalisasi, sehingga menyebabkan rusaknya kohesi sosial dan memicu perilaku kekerasan. Selain itu, kutipan tersebut secara implisit mengkritik masyarakat dan sistem yang menekan dialog terbuka, baik melalui sensor, penindasan, atau ketidakpedulian, karena kondisi ini berkontribusi pada terkikisnya kepercayaan dan munculnya permusuhan. Pada akhirnya, wawasan ini memerlukan upaya sadar untuk memprioritaskan pembicaraan konstruktif dibandingkan konflik destruktif, dengan menekankan bahwa kekerasan bukanlah hasil yang tidak dapat dihindari namun merupakan konsekuensi dari komunikasi yang diabaikan. Menjembatani kesenjangan dalam pemahaman dan memupuk kesabaran serta dialog adalah langkah penting menuju pembangunan masyarakat yang lebih damai dan adil.

Page views
37
Pembaruan
Juli 30, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.