Apa yang ingin saya lakukan adalah membuat sebuah drama yang menyelidiki kekerasan yang sedang berlangsung terhadap perempuan dan anak-anak di dunia, dan mencari jawaban atas pertanyaan, 'Apa yang Dapat Kita Lakukan?'

Apa yang ingin saya lakukan adalah membuat sebuah drama yang menyelidiki kekerasan yang sedang berlangsung terhadap perempuan dan anak-anak di dunia, dan mencari jawaban atas pertanyaan, 'Apa yang Dapat Kita Lakukan?'


(What I hope to do is create a play that investigates the ongoing violence toward women and children in the world, and searches for some kind of answer to the question, 'What Can We Do?')

📖 Marsha Norman

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti upaya artistik yang bertujuan untuk menghadapi salah satu masalah sosial yang paling mendesak: kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tindakan menciptakan drama sebagai media menggarisbawahi kekuatan bercerita untuk membangkitkan empati, meningkatkan kesadaran, dan merangsang refleksi masyarakat. Teater, sebagai bentuk seni yang intim dan langsung, menawarkan platform unik untuk memanusiakan para korban, menggambarkan pengalaman mereka secara otentik, dan menantang penonton untuk menghadapi kebenaran yang tidak menyenangkan. Melalui upaya artistik ini, terdapat harapan tidak hanya untuk menyoroti kekerasan tetapi juga untuk menginspirasi tindakan dan mendorong dialog mengenai solusi. Laporan ini mengakui kompleksitas masalah ini—mengakui bahwa kekerasan memiliki banyak segi, berakar pada faktor sosial, budaya, dan sistemis—dan menunjukkan bahwa kesadaran saja tidaklah cukup. Sebaliknya, pencipta berupaya untuk mengkatalisasi perubahan dengan melibatkan pemirsa secara emosional dan intelektual, sehingga memotivasi mereka untuk mempertimbangkan peran mereka dalam mengatasi masalah tersebut. Gagasan mencari jawaban atas 'Apa yang Dapat Kita Lakukan?' mengungkapkan sikap proaktif, menekankan bahwa perubahan dimulai dengan pemahaman dan mengarah pada tindakan. Saat penonton memproses drama tersebut, hal ini berpotensi menumbuhkan kesadaran kolektif dan rasa tanggung jawab, memberdayakan individu dan komunitas untuk mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri kekerasan dan memberikan dukungan kepada para korban. Pada akhirnya, kutipan tersebut mewujudkan gagasan bahwa seni dapat berfungsi sebagai katalisator keadilan sosial, mendorong masyarakat untuk mencari solusi ke dalam dan ke luar, memupuk harapan untuk masa depan di mana kekerasan terhadap kelompok rentan berkurang dan kesadaran berkembang.

Page views
22
Pembaruan
Agustus 17, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.