Ketika saya pergi keluar, saya siap untuk berbicara dengan orang-orang dan itu hanya sebagian saja. Saya sudah terbiasa dengan hal itu. Tapi aku memilih tempatku. Jika saya sedang tidak ingin dibombardir, saya akan tinggal di rumah. Ambil makanan untuk dibawa pergi.
(When I do go out, I'm prepared to talk to people and it's just part of it. I've gotten used to it. But I pick my spots. If I'm not really in the mood to get bombarded, I'll stay at home. Grab food to go.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya batasan dan kesadaran diri dalam situasi sosial. Hal ini mencerminkan bagaimana seseorang dapat beradaptasi dengan interaksi publik dengan tetap menghormati tingkat kenyamanannya sendiri. Orang tersebut menyadari bahwa keterlibatan sosial tidak bisa dihindari, tetapi mereka juga menghargai ruang pribadi dan tahu kapan harus mundur untuk memulihkan tenaga. Keseimbangan ini penting untuk menjaga kesejahteraan mental dan keaslian dalam lingkungan sosial, menekankan bahwa perawatan diri mencakup mengetahui batasan diri dan sengaja melakukan paparan sosial.