Saat saya duduk di bangku cadangan, saya sekarat.
(When I sit on the bench, I'm dying.)
Kutipan ini menyoroti dampak emosional yang ditimbulkan oleh ketidakhadiran atau tidak berpartisipasi secara aktif pada seseorang. Hal ini menggarisbawahi pentingnya merasa terlibat dan berharga, baik dalam olahraga atau aspek kehidupan lainnya. Saat kita disingkirkan dari tindakan tersebut, kita mungkin merasakan kehilangan atau stagnasi. Ini berfungsi sebagai pengingat bahwa menjadi bagian dari tim atau aktivitas bukan hanya tentang kinerja tetapi juga tentang perasaan terhubung dan puas. Sentimen ini selaras dengan siapa pun yang pernah menghadapi periode ketidakaktifan atau pengucilan, menekankan perlunya tujuan dan semangat dalam upaya kita.