Ketika saya berusia 12 tahun, saya tinggal di Iowa, dan saya mengirim email ke banyak sekolah gulat, dan salah satunya sebenarnya ada di Boston. Saya bergabung pada usia 18 tahun - Akademi Gulat Pro New England. Mereka sedang melakukan perkemahan fantasi. Aku berumur 17 tahun dan akan berumur 18 tahun. Aku bilang pada ibuku, 'Sekarang umurku 18 tahun. Saya baru saja menandatangani surat-surat ini sendiri, dan saya akan melakukan ini.'
(When I was 12, I was living in Iowa, and I emailed so many wrestling schools, and one of them was actually in Boston. I joined it at 18 - the New England Pro Wrestling Academy. They were doing a fantasy camp. I was 17 about to turn 18. I told my mom, 'I'm 18 now. I just signed these papers by myself, and I'm going to do this.')
Kutipan ini mencontohkan semangat, tekad, dan pengejaran impian seseorang tanpa henti sejak usia sangat muda. Dimulai pada usia 12 tahun, langkah proaktif narator untuk terlibat dengan sekolah gulat mengungkapkan fokus dan inisiatif matang yang mungkin tidak diharapkan banyak orang dari seseorang yang begitu muda. Perjalanan mereka melambangkan kekuatan ambisi kaum muda; ini bukan sekadar harapan atau impian belaka, melainkan serangkaian rencana yang dapat ditindaklanjuti yang berujung pada komitmen resmi pada usia 18 tahun. Fakta bahwa narator secara terbuka mengomunikasikan keputusan mereka kepada ibu mereka sambil menegaskan otonomi mereka mencerminkan momen penting dalam mengambil tanggung jawab dan kepemilikan atas masa depan seseorang. Kisah ini menginspirasi karena menggarisbawahi bagaimana dedikasi dini, ditambah dengan ketekunan, dapat menghasilkan peluang nyata. Hal ini juga menyoroti transisi yang terkadang menantang dari masa remaja ke masa dewasa, yang ditandai dengan momen di mana kepercayaan diri menjadi hal yang sangat penting. Gulat, olahraga yang menuntut dan intens secara fisik, berfungsi sebagai sumber pemberdayaan dan identitas di sini, dengan New England Pro Wrestling Academy bertindak sebagai pintu gerbang pertumbuhan dan pengembangan profesional. Pada akhirnya, kutipan ini adalah bukti kuat untuk mengejar mimpi tanpa penyesalan dan keberanian yang diperlukan untuk mengubah aspirasi menjadi kenyataan.