Hikmah yang kita tahu adalah pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, bukan kekuatan untuk memilih di antara keduanya.

Hikmah yang kita tahu adalah pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, bukan kekuatan untuk memilih di antara keduanya.


(Wisdom we know is the knowledge of good and evil, not the strength to choose between the two.)

(0 Ulasan)

----John Cheever---

Kutipan ini dengan elegan membedakan antara kepemilikan pengetahuan belaka dan esensi kebijaksanaan yang sebenarnya. Seringkali kita tersandung pada kesalahpahaman bahwa memahami apa yang benar dan salah adalah puncak kebijaksanaan. Namun, Cheever menekankan bahwa kebijaksanaan yang matang melampaui pemahaman, melainkan mencakup kemampuan untuk membuat pilihan sulit. Mengetahui apa yang baik atau buruk merupakan hal mendasar, namun tanpa kekuatan, kebijaksanaan, atau keberanian moral untuk memilih di antara keduanya, pengetahuan tersebut akan tetap dangkal. Hal ini mendorong kita untuk merenungkan kapasitas moral dan emosional kita: Apakah kita puas hanya dengan mengetahui kebenaran, atau apakah kita bersedia untuk bertindak meskipun ada tantangan?

Dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan ini sangat terasa. Banyak yang memiliki pemahaman intelektual mengenai dilema etika namun kesulitan untuk bertindak dengan benar karena ketakutan, bias, atau kepentingan pribadi. Kebijaksanaan, dalam arti terdalamnya, mencakup keberanian dan keyakinan—kualitas yang memungkinkan seseorang menjunjung integritas moral.

Lebih jauh lagi, perspektif ini mendorong kerendahan hati dalam mengklaim pengetahuan kita. Menyadari bahwa kebijaksanaan melibatkan tindakan mengingatkan kita akan tanggung jawab kita, terutama ketika menghadapi situasi yang rumit secara moral. Hal ini menumbuhkan rasa keberanian dan ketahanan moral, mendorong kita untuk memperdalam tidak hanya pemahaman kita tetapi juga karakter kita.

Mengingat hal ini, kita mungkin bertanya pada diri sendiri: Apakah kita mencari pengetahuan demi kepentingannya sendiri atau untuk memberikan tindakan yang bermakna? Seberapa sering kita gagal menggunakan kekuatan yang diperlukan untuk memilih dengan benar? Pada akhirnya, kebijaksanaan adalah praktik yang hidup; dibutuhkan upaya berkelanjutan untuk menyelaraskan tindakan kita dengan pemahaman kita tentang yang baik dan yang jahat, yang mewujudkan pengetahuan dan kekuatan moral.

Page views
39
Pembaruan
Agustus 03, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.