Anda tidak harus mengorbankan siapa diri Anda untuk mengikuti keyakinan Anda.
(You don't have to sacrifice who you are to follow your beliefs.)
Kutipan ini menekankan pentingnya keaslian dan integritas. Seringkali, individu merasa tertekan untuk mengkompromikan nilai-nilai inti atau identitas mereka demi mengejar keyakinan atau tujuan mereka, namun keyakinan sejati terletak pada tetap setia pada diri sendiri. Merangkul keaslian dapat menghasilkan kedamaian batin yang lebih besar dan hubungan yang tulus, memperkuat bahwa memercayai sesuatu tidak berarti kehilangan diri sendiri dalam prosesnya.