Anda tidak hanya beruntung dalam hal-hal sebanyak yang Anda pikir akan Anda lakukan. Anda membangun selangkah demi selangkah, baik itu persahabatan atau peluang.
(You don't just luck into things as much as you would like to think you do. You build step by step, whether it is friendships or opportunities.)
Kutipan ini menekankan pentingnya upaya yang disengaja dan tindakan yang konsisten dalam membentuk kehidupan kita. Banyak orang cenderung meremehkan kekuatan ketekunan dan langkah-langkah kecil dan bertahap, serta secara keliru menghubungkan kesuksesan hanya dengan keberuntungan. Namun, pertumbuhan sejati—baik dalam membina hubungan yang bermakna atau memanfaatkan peluang—membutuhkan intensionalitas dan komitmen yang konsisten. Membangun persahabatan bukan semata-mata tentang pertemuan kebetulan; ini melibatkan keterlibatan yang tulus, kepercayaan, dan saling mendukung dari waktu ke waktu. Demikian pula, peluang sering kali merupakan hasil dari persiapan yang bersinggungan dengan ketekunan, dan bukan karena keberuntungan. Menyadari hal ini akan menumbuhkan pola pikir di mana seseorang bertanggung jawab atas kemajuannya, berfokus pada perilaku proaktif daripada menunggu secara pasif. Hal ini mengingatkan kita bahwa kesuksesan jarang terjadi dalam semalam, namun merupakan hasil kumulatif dari usaha yang gigih, kesabaran, dan ketangguhan. Perspektif ini dapat memberdayakan, mendorong individu untuk tidak putus asa menghadapi kemunduran, karena setiap langkah kecil merupakan komponen berharga dari pencapaian yang lebih besar. Pemahaman akan hal ini juga mengalihkan fokus ke arah pengembangan kebiasaan, membina hubungan, dan bekerja dengan tekun menuju tujuan jangka panjang, dengan mengetahui bahwa tindakan yang disengaja adalah pendorong kesuksesan yang sebenarnya. Pada akhirnya, keyakinan akan pentingnya membangun langkah demi langkah dapat menginspirasi pendekatan hidup yang lebih penuh perhatian dan proaktif, mendorong kita untuk menginvestasikan waktu dan energi yang diperlukan untuk pertumbuhan pribadi dan profesional.