Anda memprogram musik dengan gambar dan kemudian orang-orang menjadi tidak peka.
(You program music with an image and then people are desensitized.)
Kutipan ini menyoroti kekuatan citra visual dalam membentuk persepsi kita tentang musik dan bahkan mungkin pengalaman budaya yang lebih luas. Dengan mengasosiasikan gambar tertentu dengan suara, pembuat konten dapat memengaruhi respons emosional dan berpotensi membuat penonton tidak peka terhadap rangsangan tertentu dari waktu ke waktu. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang etika pengaruh media dan dampak manipulasi sensorik terhadap kepekaan manusia. Di dunia yang penuh dengan isyarat visual dan pendengaran yang dikurasi dengan cermat, kita harus tetap memperhatikan bagaimana elemen-elemen ini memengaruhi kesejahteraan emosional dan psikologis kita.