Puisi yang bagus penuh dengan keindahan yang dipantulkan dan bahkan keburukan yang indah dan menguatkan. Di tengah kehidupan kita, di tengah kesibukan dan kelupaan, ada kisah yang masuk akal ketika segala sesuatu yang asing telah direnggut.

Puisi yang bagus penuh dengan keindahan yang dipantulkan dan bahkan keburukan yang indah dan menguatkan. Di tengah kehidupan kita, di tengah kesibukan dan kelupaan, ada kisah yang masuk akal ketika segala sesuatu yang asing telah direnggut.


(A good poem brims with reflected beauty and even a bracing, beautiful ugliness. At the center of our lives, in the midst of the busyness and the forgetting, is a story that makes sense when everything extraneous has been taken away.)

📖 David Whyte

🌍 Bahasa inggris  |  👨‍💼 Penyair

(0 Ulasan)

Kutipan dari David Whyte ini menangkap esensi puisi dan, secara metaforis, kehidupan itu sendiri. Ungkapan "puisi yang bagus penuh dengan keindahan yang dipantulkan dan bahkan keburukan yang indah" menunjukkan bahwa seni sejati mencakup seluruh spektrum pengalaman manusia. Ini bukan sekedar tentang kesenangan atau keindahan tradisional; itu juga mencakup apa yang mungkin tidak nyaman atau kasar, namun ada keindahan intrinsik bahkan dalam keburukan. Dualitas ini mengingatkan kita bahwa kebenaran hidup mempunyai banyak segi. Dengan mengakui keindahan dan keburukan, kita memperoleh pemahaman yang lebih otentik tentang keberadaan kita.

Selain itu, Whyte menunjukkan inti kehidupan kita adalah sebuah cerita — sebuah narasi yang menjadi jelas hanya ketika gangguan dan elemen yang tidak berguna dihilangkan. Di dunia yang diliputi kesibukan dan rangsangan yang terus-menerus, hal ini memberikan pelajaran berharga tentang intensionalitas dan refleksi. "Cerita yang masuk akal" kemungkinan besar adalah tujuan atau panggilan asli kita, yang akan terlihat setelah kita menghilangkan kebisingan tersebut. Ide ini mendorong kewaspadaan dan keberanian untuk menghadapi apa yang menjadi inti diri kita.

Secara keseluruhan, kutipan tersebut mengajak kita untuk mengapresiasi kompleksitas dan mencari makna di luar apa yang tampak di permukaan. Hal ini mengingatkan kita untuk hadir dan menyaring gangguan hidup untuk menemukan narasi abadi yang mendasari kita. Wawasan seperti itu menggarisbawahi bagaimana puisi, dan juga seni serta introspeksi, dapat berfungsi sebagai cermin bagi diri kita yang lebih dalam, membantu kita menavigasi kondisi manusia dengan anggun dan pengertian.

Page views
69
Pembaruan
Juni 12, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.