Dan seringkali memaafkan suatu kesalahan Membuat kesalahan menjadi lebih buruk dengan alasan tersebut - Seperti penambalan yang dilakukan pada pelanggaran kecil Lebih mendiskreditkan dengan menyembunyikan kesalahan Daripada kesalahan sebelum diperbaiki.
(And oftentimes excusing of a fault Doth make the fault the worse by the excuse - As patches set upon a little breach Discredit more in hiding of the fault Than did the fault before it was so patched.)
Kutipan dari William Shakespeare ini dengan jelas menggambarkan kecenderungan umum manusia: bahwa upaya untuk membenarkan atau memaafkan suatu kesalahan, secara paradoks justru memperburuk masalah, bukan menyelesaikannya. Ketika kita membuat alasan atas kesalahan kita, kita mungkin merasa lega atau membenarkan diri sendiri untuk sementara, namun hal ini sering kali menghalangi kita untuk mengakui dan memperbaiki kesalahan kita dengan tulus. Alih-alih mengatasi akar permasalahan dan belajar dari kesalahan tersebut, kita cenderung menyembunyikannya, yang dapat menyebabkan masalah yang lebih besar di kemudian hari. Menerapkan tambalan yang dangkal—seperti alasan—untuk kesalahan kecil mungkin tampak membantu pada awalnya; namun, tambalan ini dapat mengaburkan sifat sebenarnya dari masalah tersebut dan mengurangi kredibilitas. Metafora tambalan pada pelanggaran menekankan bagaimana upaya menutup-nutupi dapat menimbulkan kesan kerusakan, membuatnya tampak lebih buruk dari sebelumnya, dan pada akhirnya menyebabkan lebih banyak kerugian. Pesan mendasarnya menggarisbawahi pentingnya kejujuran dan kerendahan hati dalam pertumbuhan pribadi dan hubungan. Mengenali dan menghadapi kesalahan secara langsung memungkinkan dilakukannya perbaikan dan pengembangan yang tepat, menumbuhkan kepercayaan dan integritas. Sebaliknya, penghindaran dan pembenaran sering kali mengakibatkan pengabaian terhadap permasalahan yang sebenarnya, sehingga menimbulkan permasalahan yang semakin rumit dan semakin sulit untuk diselesaikan. Kutipan tersebut mengingatkan kita bahwa transparansi dan akuntabilitas sangat penting untuk mencapai resolusi dan kemajuan yang sejati, sehingga kita enggan menutupi kesalahan dengan alasan dan mendorong budaya kejujuran dan perbaikan diri.