Karena aku percaya pada Tuhan dan beriman kepada Tuhan, bukan berarti aku abadi. Itu tidak berarti saya kebal, seperti yang diklaim. Saya sama takutnya dengan siapa pun jika terluka, terutama saat mengendarai mobil Formula Satu.

Karena aku percaya pada Tuhan dan beriman kepada Tuhan, bukan berarti aku abadi. Itu tidak berarti saya kebal, seperti yang diklaim. Saya sama takutnya dengan siapa pun jika terluka, terutama saat mengendarai mobil Formula Satu.


(Because I believe in God and have faith in God, it doesn't mean I am immortal. It doesn't mean I am immune, as has been claimed. I am as scared as anyone of getting hurt, especially driving a Formula One car.)

📖 Ayrton Senna


🎂 March 21, 1960  –  ⚰️ May 1, 1994
(0 Ulasan)

Kutipan Ayrton Senna ini mencerminkan pemahaman mendalam tentang kerentanan manusia meski memiliki keyakinan dan keyakinan yang kuat. Ini menunjukkan keseimbangan antara keyakinan spiritual dan pengakuan akan keterbatasan manusia. Senna menekankan bahwa iman tidak berfungsi sebagai perisai terhadap bahaya atau bahaya, terutama dalam upaya berisiko tinggi seperti balap Formula Satu. Kejujurannya tentang rasa takut memanusiakannya, membuat keberaniannya semakin mengagumkan. Hal ini menggarisbawahi gagasan bahwa mengakui ketakutan dan bahaya tidak berarti kelemahan, melainkan menunjukkan realisme dan kerendahan hati. Banyak orang sering memandang iman sebagai sumber yang tidak terkalahkan, namun kata-kata Senna mengingatkan kita bahwa keyakinan tidak meniadakan risiko bawaan yang kita hadapi. Sikap ini dapat menginspirasi orang lain untuk menghadapi ketakutan mereka dengan kejujuran, memahami bahwa kerentanan adalah pengalaman bersama, terlepas dari keyakinan atau prestasi seseorang. Transparansinya mengundang kita untuk merefleksikan persepsi kita sendiri tentang ketakutan dan keberanian, serta pentingnya menerima keterbatasan kita sambil tetap bercita-cita untuk mencapai kesuksesan. Ini juga menyoroti sisi kemanusiaan para atlet dan individu yang melakukan tindakan luar biasa di lingkungan berbahaya. Secara keseluruhan, pernyataan Senna merupakan pengingat yang menguatkan bahwa iman dan kerentanan hidup berdampingan, dan bahwa keberanian berarti menerima ketakutan kita, bukan menyangkalnya.

Page views
27
Pembaruan
Juli 28, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.