Kriket telah memberi saya segalanya. Jika aku menjadi apa-apa hari ini, itu karena permainan... dimana aku telah memberikan darah, keringat, dan air mata.

Kriket telah memberi saya segalanya. Jika aku menjadi apa-apa hari ini, itu karena permainan... dimana aku telah memberikan darah, keringat, dan air mata.


(Cricket has given me everything. If I'm anything today, it is because of the game... where I have given blood, sweat, and tears.)

📖 Mohammad Azharuddin

🌍 India  |  👨‍💼 Pelatih

(0 Ulasan)

Kutipan ini memberikan contoh dampak mendalam dari dedikasi dan semangat terhadap pengembangan pribadi dan profesional. Pembicara mengakui bahwa seluruh perjalanan dan kesuksesan mereka berakar pada permainan kriket, menyoroti rasa syukur dan komitmen yang mendalam. Ungkapan “darah, keringat, dan air mata” dengan jelas menggambarkan upaya dan pengorbanan tanpa henti dalam mengejar keunggulan. Hal ini mengingatkan kita bahwa kehebatan sering kali membutuhkan penderitaan yang bertahan lama dan dorongan melampaui batas kemampuan seseorang. Pernyataan seperti itu mendorong calon atlet dan individu di bidang apa pun untuk bertahan dalam menghadapi tantangan, dengan menekankan bahwa hasil dari kegigihan sepadan dengan perjuangan yang dilakukan. Hal ini juga menggarisbawahi pentingnya rasa syukur – menyadari bahwa pencapaian jarang terjadi secara kebetulan, namun merupakan hasil dari dedikasi, pengorbanan, dan fokus yang tak tergoyahkan. Dalam arti yang lebih luas, kutipan ini menginspirasi kita untuk menemukan passion kita, berinvestasi dengan sepenuh hati, dan menerima kesulitan sebagai bagian dari perjalanan menuju penguasaan. Hal ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan bukan hanya tentang bakat namun juga tentang ketabahan, ketahanan, dan usaha yang berkelanjutan. Sentimen yang diungkapkan bersifat universal, dapat diterapkan di luar kriket, selaras dengan siapa pun yang berupaya mencapai keunggulan dalam bidangnya, baik itu olahraga, seni, atau ambisi pribadi. Pada akhirnya, hal ini mewujudkan kerendahan hati dan rasa syukur yang muncul karena mengetahui bahwa pencapaian seseorang dibangun di atas landasan kerja keras dan pengorbanan tanpa henti.

Page views
96
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.