Sting adalah panutan besar bagi saya, sebagai bassis dan penulis lagu yang juga bernyanyi. Saya belajar banyak darinya, dan juga dari Pino Palladino dan Tears For Fears.
(Sting was a big role model for me, as a bassist and as a songwriter who also sings. I learned a lot from him, and also from Pino Palladino and Tears For Fears.)
Pengakuan Calum Hood terhadap Sting sebagai pengaruh yang signifikan menyoroti dampak mendalam yang dapat ditimbulkan oleh musisi mapan terhadap artis pendatang baru. Fleksibilitas Sting sebagai bassis, penulis lagu, dan penyanyi menunjukkan bakat beragam yang ingin ditiru banyak orang. Dengan mengutip Sting, Pino Palladino, dan Tears For Fears, Calum menggarisbawahi pentingnya beragam inspirasi—mulai dari individu legendaris hingga band yang telah membentuk musik kontemporer. Pengaruh-pengaruh tersebut sering kali menjadi hal mendasar dalam membentuk gaya musik dan identitas artistik seseorang, menunjukkan bagaimana seniman belajar tidak hanya melalui penguasaan teknis tetapi juga dengan merangkul filosofi musik dan ekspresi emosional yang berbeda. Hal ini mencerminkan pandangan yang lebih luas bahwa pertumbuhan musik sering kali dihasilkan dari penyerapan berbagai masukan kreatif, pemahaman nuansanya, dan mengintegrasikannya ke dalam karya seseorang. Hal ini juga menunjukkan sifat kolaboratif dan saling berhubungan dalam perkembangan musik, di mana bimbingan dan kekaguman berfungsi sebagai mesin evolusi dalam bentuk seni. Bagi calon musisi, mengenali dan belajar dari ikon seperti Sting dan lainnya dapat menjadi inspirasi sekaligus instruktif, membuka jalan bagi inovasi pribadi sambil menghormati tradisi. Secara keseluruhan, kutipan ini menawarkan wawasan tentang pentingnya panutan dalam perjalanan artistik dan memberikan contoh bagaimana pengaruh mendasar bertahan dan berkembang sepanjang karier seorang seniman, mendorong perbaikan berkelanjutan dan eksplorasi kreatif.