Keinginan adalah emosi manusia yang paling kuat - keinginan akan topi, keinginan akan pakaian; itulah yang mendorong orang untuk membeli dan menginginkan sesuatu.

Keinginan adalah emosi manusia yang paling kuat - keinginan akan topi, keinginan akan pakaian; itulah yang mendorong orang untuk membeli dan menginginkan sesuatu.


(Desire is the strongest human emotion - desire for a hat, desire for a dress; that's what drives people to buy and want things.)

📖 Isabella Blow


🎂 November 19, 1958  –  ⚰️ May 7, 2007
(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti pengaruh mendalam dari hasrat sebagai kekuatan pendorong mendasar di balik perilaku manusia. Keinginan membentuk pilihan, aspirasi, dan bahkan identitas kita. Itu adalah arus tak kasat mata yang memotivasi kita untuk mengejar kepemilikan, pengalaman, dan pertumbuhan pribadi. Penyebutan spesifik tentang keinginan akan topi atau gaun memberikan contoh bagaimana benda yang tampak dangkal sekalipun dapat melambangkan kebutuhan atau aspirasi emosional yang lebih dalam. Pakaian dan aksesoris sering kali berfungsi sebagai ekspresi identitas individu, status sosial, atau selera pribadi, dan kerinduan terhadap barang-barang ini mengungkapkan keinginan bawaan untuk diterima, ekspresi diri, atau kecantikan. Selain itu, hasrat akan memicu aktivitas ekonomi, memotivasi konsumen untuk mencari tren, inovasi, dan kepemilikan baru, yang pada gilirannya dapat memengaruhi perubahan budaya dan standar kecantikan dan kesuksesan masyarakat. Memahami emosi yang kuat ini dapat membantu kita menjadi lebih sadar akan motivasi kita dan membuat keputusan yang lebih bijaksana. Hal ini juga menyentuh garis tipis antara hasrat dan konsumerisme, mendorong refleksi apakah upaya kita benar-benar memuaskan atau hanya didorong oleh keinginan untuk mendapatkan lebih banyak. Menyadari peran hasrat mengundang kita untuk memeriksa apa yang ada di balik pencarian materi kita dan mengeksplorasi kebutuhan yang lebih dalam—seperti koneksi, kepemilikan, atau tujuan—yang mungkin diwakili oleh simbol-simbol lahiriah ini. Pada akhirnya, kuatnya hasrat mengungkap keindahan dan potensi jebakan motivasi manusia—yang memicu kreativitas dan kemajuan, namun terkadang juga mengarah pada ketidakpuasan atau konsumsi berlebihan.

Page views
53
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.