Persahabatan hanyalah nama lain dari persekutuan dengan kebodohan dan kemalangan orang lain. Penderitaan yang kita alami saja sudah cukup: untuk apa ikut serta dalam penderitaan orang lain sebagai sukarelawan?

Persahabatan hanyalah nama lain dari persekutuan dengan kebodohan dan kemalangan orang lain. Penderitaan yang kita alami saja sudah cukup: untuk apa ikut serta dalam penderitaan orang lain sebagai sukarelawan?


(Friendship is but another name for an alliance with the follies and the misfortunes of others. Our own share of miseries is sufficient: why enter then as volunteers into those of another?)

📖 Thomas Jefferson

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Presiden

🎂 April 13, 1743  –  ⚰️ July 4, 1826
(0 Ulasan)

Kutipan ini menawarkan refleksi mendalam tentang sifat persahabatan dan tanggung jawab yang melekat di dalamnya. Hal ini menunjukkan bahwa persahabatan sejati, meskipun berharga, terkadang dapat mengarahkan individu untuk terlibat dalam masalah dan kegagalan orang lain. Penulis menekankan bahwa setiap orang sudah mempunyai perjuangan dan kesulitannya masing-masing, dan rela menanggung beban orang lain bisa menjadi beban. Pesan mendasarnya menganjurkan kesadaran diri dan menetapkan batasan yang sehat dalam hubungan. Hal ini memperingatkan terhadap potensi jebakan dari investasi berlebihan secara emosional atau finansial pada masalah teman, yang pada akhirnya dapat menyebabkan tekanan pribadi. Emosi seperti empati dan kesetiaan adalah komponen penting dalam persahabatan, namun harus diimbangi dengan kehati-hatian dan kepedulian terhadap diri sendiri. Dengan menyadari keterbatasan kemampuan seseorang untuk membantu, masyarakat dapat mempertahankan kesejahteraannya sambil tetap memberikan dukungan yang berarti. Hal ini juga mendorong kita untuk mempertimbangkan perbedaan antara belas kasih yang tulus dan menjalin aliansi yang mungkin timbul karena kewajiban sosial atau rasa bersalah. Intinya, kutipan tersebut mendorong refleksi kritis terhadap sifat saling mendukung dan memperingatkan terhadap komitmen yang tidak terkendali. Hal ini mengingatkan kita bahwa merawat diri sendiri sangatlah penting untuk menjadi teman yang benar-benar efektif dan otentik. Pada akhirnya, pesan tersebut menganjurkan kebijaksanaan dan moderasi dalam membentuk ikatan yang erat, memahami bahwa kebahagiaan dan stabilitas pribadi adalah hal mendasar dalam membina persahabatan yang sehat dan suportif.

Page views
47
Pembaruan
Juni 23, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.