Saya seorang pecundang. Saya akan menjadi orang pertama yang mengakui hal itu. Ketika saya bermain video game, saya tidak begitu bagus dan ketika saya bermain melawan seseorang dan mereka mengalahkan saya, saya ingin menyelesaikan permainan itu, hal-hal semacam itu. Jadi, saya sangat ragu untuk memainkannya.

Saya seorang pecundang. Saya akan menjadi orang pertama yang mengakui hal itu. Ketika saya bermain video game, saya tidak begitu bagus dan ketika saya bermain melawan seseorang dan mereka mengalahkan saya, saya ingin menyelesaikan permainan itu, hal-hal semacam itu. Jadi, saya sangat ragu untuk memainkannya.


(I am a sore loser. I will be the first to admit that. When I get on video games I am not that good and when I play against somebody and they beat me, I want to rip the game out the wall, that type of thing. So, I really hesitate from playing them.)

📖 Charles Woodson

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti respons emosional yang kuat yang dapat ditimbulkan oleh persaingan, terutama pada individu yang sangat kompetitif atau sensitif terhadap kekalahan. Hal ini menekankan bagaimana kegagalan pribadi, bahkan dalam situasi biasa seperti video game, dapat memicu frustrasi dan keinginan untuk menghindari pengalaman serupa di masa depan. Kejujuran tentang kekurangan seseorang menunjukkan kesadaran diri, namun juga mengungkapkan bagaimana reaksi tersebut dapat menghambat kesenangan dan partisipasi. Menyadari perasaan ini adalah langkah berharga menuju pengelolaan daya saing yang sehat dan menumbuhkan ketahanan dalam dunia gaming dan hal-hal lainnya.

Page views
0
Pembaruan
Januari 14, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.